Kisah Kami
Pertemuan
Kami dipertemukan tanpa sengaja oleh Sang Pencipta.
Taaruf
Kami cukup saling memahami tanpa terlalu intens berkomunikasi. ~ Fulanah terlalu indah bagi Husain, sedangkan Husain terlalu kacau bagi Fulanah. ~ Namun Fulanah memaklumi semua itu dan kami tetap memilih untuk bersatu.
Khitbah
Husain memberanikan diri meminta izin kepada orang tua untuk melamar Fulanah. ~ Sementara Fulanah sedang cengar-cengir menunggu dan sesekali juga menangis dengan syahdu.
Pernikahan
In syaa Allah dengan segenap hati, jiwa dan raga kami akan menyempurnakan separuh agama ~ seraya berkomitmen menebar keindahan di dunia, dan selalu berupaya agar bisa lebih indah dalam beribadah pada Sang Maha Kuasa .